Dalam industri energi, khususnya pada pembangkit geothermal, monitoring turbin dan generator menjadi faktor kunci dalam menjaga keandalan dan performa aset. Salah satu metode yang paling efektif adalah melalui analisis getaran turbin (vibration analysis) untuk mendeteksi potensi masalah sejak dini, terutama setelah proses overhaul. Tanpa sistem turbine condition monitoring (monitoring turbin) yang tepat, peningkatan getaran dapat berdampak pada penurunan efisiensi hingga risiko kerusakan yang lebih besar. Oleh karena itu, penggunaan teknologi seperti TWave T8 menjadi solusi penting untuk memastikan operasional turbin tetap optimal dan terpantau secara real-time
TWave T8 merupakan perangkat diagnostik dengan fitur unggulan yang dirancang untuk memberikan analisis mendalam terhadap kondisi mesin. Dilengkapi dengan built-in diagnostic tools yang lengkap, perangkat ini mampu membantu engineer dalam mengidentifikasi potensi masalah sejak dini. Selain itu, desainnya yang lightweight dan kompatibel sebagai cabin carry-on membuatnya sangat fleksibel untuk mobilisasi ke berbagai site. Keunggulan lainnya adalah kemampuan remote access, sehingga pengguna dapat memantau kondisi mesin dari mana saja.
Di Indonesia, efektivitas TWave T8 telah dibuktikan oleh kami, PT Tiara Vibrasindo Pratama, melalui salah satu studi kasus pada pembangkit geothermal. Dalam proyek tersebut, dilakukan instalasi sementara dua unit TWave Mobility Cases untuk memonitor dan menganalisa turbodinamika turbin-generator pasca overhaul.
Tantangan muncul ketika sistem Distributed Control System (DCS) di plant mendeteksi adanya peningkatan level getaran secara keseluruhan hanya dalam waktu satu minggu setelah overhaul dilakukan. Kondisi ini tentu menimbulkan kekhawatiran terhadap performa dan keandalan mesin.
Melalui penggunaan TWave T8, tim dari Tiara berhasil melakukan analisis lebih lanjut dan menemukan bahwa peningkatan getaran tersebut berkaitan dengan perubahan posisi shaft centerline. Insight ini sangat penting karena memberikan gambaran yang lebih spesifik terkait kondisi internal mesin yang tidak dapat terlihat hanya dari parameter umum.
Sebagai langkah lanjutan, TWave T8 tetap diinstal selama satu bulan untuk melakukan monitoring secara kontinu. Dengan dukungan berbagai tools analisis seperti Shaft Centerline (SCL), Orbit, Phase Diagram, hingga Full Spectrum, perangkat ini mampu memberikan data yang komprehensif dan real-time.
Hasilnya, tim berhasil memastikan bahwa posisi shaft tetap berada dalam batas aman (bearing clearance). Dengan demikian, turbin dapat terus beroperasi secara optimal tanpa gangguan berarti. Selain itu, keberadaan sistem monitoring 24/7 juga memberikan rasa aman dan confidence tambahan bagi operator dalam menjalankan operasional harian.
Studi kasus ini menunjukkan bahwa TWave T8 bukan hanya sekadar alat monitoring, tetapi juga solusi strategis dalam menjaga reliability dan efisiensi aset. Dengan kemampuan analisis yang mendalam, fleksibilitas penggunaan, serta akses monitoring jarak jauh, TWave T8 menjadi pilihan tepat bagi industri yang mengutamakan performa dan keandalan.
